Siaran Menghibur & Edukatif
Menyediakan program siaran yang bersifat menghibur, edukatif, informatif, serta disajikan secara netral, berimbang, dan beretika guna memperkuat budaya nasional serta menanamkan nilai kebersamaan dalam keberagaman.
Lembaga Penyiaran Publik · Stasiun Daerah Aceh
“Media Pemersatu Bangsa”
Menemani masyarakat Aceh sejak 1977 melalui siaran informasi, pendidikan, dan hiburan yang mendidik — berjaringan dengan TVRI Nasional dari Sabang sampai Merauke.
Profil
Televisi pertama Indonesia, kini hadir sebagai lembaga penyiaran publik yang melayani masyarakat Aceh.
TVRI adalah televisi pertama di Indonesia. Siaran percobaan dimulai pada 17 Agustus 1962 bertepatan dengan peringatan HUT ke-17 Kemerdekaan RI dari Istana Merdeka, dan siaran resmi dimulai pada 24 Agustus 1962 melalui siaran langsung pembukaan Asian Games IV dari Stadion Utama Gelora Bung Karno — tanggal yang diperingati sebagai Hari Televisi Nasional.
Berdasarkan UU No. 32/2002 dan PP No. 13/2005, TVRI berstatus Lembaga Penyiaran Publik (LPP) yang resmi berlaku pada 24 Agustus 2006. Saat ini TVRI mengoperasikan 22 stasiun daerah dan satu stasiun pusat, dilengkapi 395 pemancar, serta didukung lebih dari 6.823 karyawan, dengan slogan “Media Pemersatu Bangsa”.
Pembangunan TVRI di Provinsi Aceh dimulai pada tahun 1975 atas inisiatif Pertamina, yang berencana membangun jaringan transmisi microwave untuk merelay siaran TVRI Stasiun Medan melalui titik estafet Langsa (Aceh Timur), Lhokseumawe, Sigli (Pidie), Banda Aceh, hingga Sabang. Rencana ini gagal karena kendala teknis, sehingga didirikan satuan transmisi di Banda Aceh.
Siaran percobaan dilakukan pada 23 Februari 1977 menggunakan pemancar darurat 100 watt di Stasiun Bumi Besar PT Telkom, merelay siaran TVRI Stasiun Pusat Jakarta. Setelah pembangunan selesai, TVRI Aceh resmi mengudara pada 1 November 1977 dengan pemancar Marconi 1000 watt, mencakup Banda Aceh, Sabang, sebagian Aceh Besar, dan Pidie. Gedung TVRI Stasiun Aceh dibangun sejak tahun 1993 dan masih berdiri kokoh hingga kini.
Gedung TVRI Stasiun Aceh memiliki desain modern dengan fasilitas penunjang: studio, ruang editing, ruang produksi, ruang konten media baru, ruang podcast, ruang IT, ruang kontrol, ruang siaran, ruang redaksi, dan fasilitas lainnya. Dilengkapi transmisi digital, TVRI Stasiun Aceh menjangkau seluruh wilayah Aceh dengan kualitas gambar jernih.
Struktur organisasi TVRI Stasiun Aceh dipimpin oleh Kepala Stasiun dengan dukungan satuan kerja tata usaha, perencanaan program, pemberitaan, dan penyiaran.
Galeri
Suasana kantor dan fasilitas penyiaran LPP TVRI Stasiun Aceh.
Arah & Tujuan
Komitmen TVRI dalam melayani bangsa melalui siaran yang berkualitas dan mencerdaskan.
“Menjadi Media Utama Penggerak Pemersatu Bangsa”
TVRI bertekad menjadi media utama yang berperan dalam jangka panjang sebagai pilar utama dalam penyiaran nasional yang menyediakan ruang publik serta memfasilitasi komunikasi yang mempererat hubungan antarelemen masyarakat Indonesia.
Menyediakan program siaran yang bersifat menghibur, edukatif, informatif, serta disajikan secara netral, berimbang, dan beretika guna memperkuat budaya nasional serta menanamkan nilai kebersamaan dalam keberagaman.
Mengembangkan layanan siaran multiplatform yang berkualitas serta memiliki daya saing tinggi.
Menjalankan usaha dan pengembangan yang tetap sejalan dengan tugas sebagai penyedia layanan publik.
Mengelola sumber daya secara proaktif demi meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat serta kesejahteraan para pegawai.
Konsisten, jujur, dan teguh memegang kebenaran dalam setiap keputusan dan tindakan; tidak mudah dipengaruhi kepentingan apa pun.
Bekerja dengan kompetensi, standar mutu, dan etika profesi jurnalistik yang tinggi dalam setiap produksi siaran.
Terus beradaptasi dan mengembangkan teknologi, konten, dan layanan agar tetap relevan di era digital.
Peka dan responsif terhadap kebutuhan, aspirasi, dan kepentingan masyarakat serta lingkungan sekitar.
Bertanggung jawab penuh atas setiap program, keputusan, dan penggunaan sumber daya kepada publik.
“Media Pemersatu Bangsa”
Motto ini menggambarkan bahwa TVRI adalah milik seluruh masyarakat Indonesia dan memiliki kepedulian besar terhadap dunia pendidikan serta pelestarian budaya nasional. TVRI berkomitmen turut berperan dalam membangun masa depan bangsa yang lebih cerdas, sejahtera, dan maju.
Logo menggunakan satu bulatan biru dengan tulisan RI yang menonjol — memberi kesan LPP TVRI mengikuti perkembangan teknologi.
Trusted Blue solid sebagai corporate color (diambil dari biru laut dan langit Indonesia; melambangkan ketegasan, simpel, elegan) dan putih (melambangkan fleksibilitas, mudah beradaptasi dengan perubahan).
Super grafis berbentuk tiga bulatan (besar, sedang, kecil) melambangkan universe — satu dunia, satu Indonesia, satu LPP TVRI — digunakan untuk layar kaca, below the line, dan media sosial.
Hanya dua jenis huruf yang digunakan: Avenir dan Gotham beserta turunannya, untuk menjaga konsistensi komunikasi visual.
Perjalanan
Dari inisiatif Pertamina tahun 1975 hingga stasiun daerah yang melayani Aceh hari ini.
Rencana awal membangun jaringan transmisi microwave untuk merelay siaran TVRI Stasiun Medan melalui Langsa, Lhokseumawe, Sigli, Banda Aceh, hingga Sabang. Rencana gagal karena kendala teknis, sehingga dibangun satuan transmisi di Banda Aceh.
Siaran percobaan TVRI di Aceh dilakukan dengan pemancar darurat berkekuatan 100 watt yang ditempatkan di Stasiun Bumi Besar PT Telkom, berhasil merelay siaran TVRI Stasiun Pusat Jakarta.
TVRI Aceh resmi mengudara dengan pemancar Marconi berkekuatan 1000 watt, mencakup Banda Aceh, Sabang, serta sebagian Aceh Besar dan Pidie.
Gedung operasional TVRI Stasiun Aceh dibangun sejak tahun 1993 dan masih berdiri kokoh, dilengkapi studio, ruang produksi, ruang siaran, ruang redaksi, dan fasilitas penunjang lainnya.
PP No. 36/2000 mengubah TVRI menjadi Perusahaan Jawatan (Perjan); PP No. 64/2001 mengalihkan pembinaan ke Kantor Menteri Negara BUMN; dan PP No. 9/2002 mengubah status menjadi Perseroan Terbatas (PT).
TVRI mengoperasikan 22 stasiun daerah dan satu stasiun pusat dengan 395 pemancar serta lebih dari 6.823 karyawan. TVRI Stasiun Aceh mengudara dengan transmisi digital menjangkau seluruh wilayah Aceh.
Layanan
Kanal layanan TVRI dan jangkauan siaran digital DVB-T2 di Provinsi Aceh.
Kanal utama TVRI yang menyiarkan program nasional untuk seluruh Indonesia.
Kanal lokal TVRI Aceh dengan program kearifan dan informasi khas Aceh.
Kanal internasional TVRI untuk menjangkau pemirsa Indonesia di luar negeri.
Kanal khusus olahraga dengan siaran pertandingan dan program sportivitas.
Aplikasi streaming resmi TVRI untuk menonton siaran TVRI di mana saja.
Live
Dua kanal dalam satu halaman — kartu pratinjau menampilkan status siaran terkini dan tautan langsung ke kanal YouTube resmi masing-masing stasiun.
Kanal resmi TVRI di YouTube — ketuk untuk menonton siaran langsung.
Kanal resmi TVRI di YouTube — ketuk untuk menonton siaran langsung.
Status pada setiap kartu diperiksa otomatis dari kanal YouTube resmi — saat stasiun sedang live, pratinjau video akan tampil pada kartu. Klik kartu untuk membuka siaran langsung di YouTube; TVRI juga dapat disaksikan melalui aplikasi Klik TVRI.
Hubungi Kami
Silakan hubungi LPP TVRI Stasiun Aceh melalui kontak resmi di bawah ini.
Peta lokasi LPP TVRI Stasiun Aceh — Jl. Jend. Sudirman Mata Ie, Kec. Darul Imarah, Kab. Aceh Besar, Aceh 23233.
Buka Lokasi di Google MapsIkuti Kami
Ikuti kanal resmi TVRI dan TVRI Aceh untuk informasi terbaru.